Kamis, 05 Juli 2018

Touring ke Air Terjun Simempar




Perjalanan menuju Air Terjun Simempar

            Perjalanan kali ini adalah menuju suatu destinasi yang belum dikenal oleh banyak orang, yang berada di Desa Simempar, Gunung Meriah, Deli Serdang. Destinasi wisata ini merupakan salah satu destinasi wisata yang belum banyak pengunjungnya, ya Air Terjun Simempar.
Minggu 01 April 2018, jam 04:00 waktunya bangun dan packing bagi saya karena adanya kesepakatan setelah rapat tadi malam yaitu kita bawa bekal masing-masing. Seperti perjalanan sebelumnya yang pernah kita lalui, yaitu saya tak pernah lupa membawa kerupuk, hihi. Tidak lupa juga membawa jaket tebal dan baju sepasang buat dipakai mandi disana nantinya. Sekitar jam 05:30 saya dijemput dan kami menuju titik kumpul pertama yaitu di SPBU Lubuk Pakam. Dari sana kami menuju titik kumpul kedua yaitu di simpang Deli Tua. Setelah semua atau sekitar 5 sepeda motor yang masing-masing memiliki boncengan masing-masing terkumpul kami pun berangkat tanpa lupa untuk berdoa sebelumnya.Kami berangkat pada jam 06:30.
Dengan bermodalkan tekad dan dua orang teman kami yang sebelumnya sudah pernah kesana, kami berangkat.
Salah satu petunjuk jalan yang kami tahu adalah menggunakan rute :
·        MEDAN-DELITUA-TIGA JUHAR-DESA SIMEMPAR.
Jalur ini merupakan jalur terdekat dari tempat tinggal kami. Selain itu teman-teman yang ingin pergi ke tempat ini juga bisa menggunakan jalur lain yaitu
      MEDAN-LUBUK PAKAM-GALANG-DESA SIMEMPAR
·       MEDAN-BERASTAGI-KABANJAHE-SARIBU DOLOK-DESA SIMEMPAR
Butuh waktu sekitar 3 jam menuju tempat ini,mungkin bisa lebih cepat dikarenakan kami singgah dan istirahat di tengah jalan.

Akhirnya kami pun sampai di tempat pada jam 09:00 dan kami putuskan untuk makan siang terlebih dahulu di pondok yang telah disediakan. Sebelumnya menuju Air Terjun ini kita harus dipandu oleh Ranger dan kami dikenakan biaya Rp.300,000 untuk semuanya sudah termasuk biaya Ranger/Pemandu,pondok,parker dan toilet.


Setelah makan siang kami sempat ragu mau berangkat atau tidak dikarenakan cuaca yang mendung. Pada jam 09:40 kami putuskan untuk berangkat karena cuaca mulai terlihat cerah. Air terjun ini beradadi pedalaman hutan, jadi kita harus tracking sekita 1-3 jam menuju tingkatan yang paling tinggi.Seperti biasa kami selalu berdoa. Diawali dengan ranger menyampaikan peraturan-peraturan apa saja yang harus kami ikuti. Perjalanan diawali dengan jalan yang becek karna hujan semalam.

Sejam lebih melalui hutan yang asri dan penuh pepohonan dan kayu besar kami lalui, kami mendengar suara dengusan air yang keras menandakan adanya air terjun, namun ternyata ranger mengatakan perjalanan itu belum lah seberapa.
Sempat agak kecewa namun kami kembali pada prinsip kami untuk mencapai tingkat air terjun tertinggi. Ditengah jalan kami menemukan air yang sangat jernih dan kami istirahat sejenak sambil berfoto ria. 

Perjalanan selanjutnya kami jumpai jalur yang semakin menanjak dan memaksa tangan dan kaki ikut bergerak. Terjal,licin yang kami lalui bisa kami lewati karena ada bantuan tali yang sudah disediakan sebelumya sebagai pegangan kami supaya tidak terjatuh.
Setelah beberapa menit kami melanjutkan perjalanan dan Alhamdulillah akhirnya sampai pada air terjun tingkat pertama. Indah,sejuk terasa segar melihat air terjun di depan mata.Dan seperti biasa kami mengabadikan moment dulu disini,alias jeprat jepret hihihihihhi.
Setelah cukup puas mengambil foto di sini kami pun melanjutkan perjalanan kami menuju tingkat selanjutnya, medan kali ini sangatlah curam dan terjal juga licin. Dengan suasana perjalanan yang semakin gelap karena semakin jauh dari pemukiman,membuat saya merinding karena kedinginan. Disini saya melihat ada sebuah pohon yang berbuah merah tak tahu apa namanya.



Kami pun sampai ketitik yang paling terjal dan menyebrangi air yang cukup deras.
Setelah itu kami mencapai air terjun tingkat 3 yaitu air terjun mata kucing, menurut penduduk setempat air terjun ini merupakan salah satu diantara air terjun yang kedalamannya tidak terukur, dan ranger kami melarang kami untuk mandi di air terjun ini.Terdengar sangat mistis saat ranger mengatakan bahwa di air terjun inilah tempat pemandian para penghuni/putri/peri di air terjun ini, sssssstt
Sungguh cantik air terjun kali ini karena kejernihannya dan bentuknya yang seperti kolam namun dalam sekali.Tak lupa mengambil foto disini.

            Keinginan kami untuk mencapai titik puncak air terjun yang kami inginkan tak mengalahkan semangat kami. Ranger mengatakan bahwa air terjunnya sudahlah dekat. Namun medan perjalanan kali ini lebih terjal dari medan perjalanan kesemuanya. 

Mengapa lebih karena kami harus memanjat tebing batu yang teramat curam dan licin, kami haruslah hati-hati sekali karena jikalau lepas sedikit maka kami akan jatuh ke air terjun mata kucing yang sudah disebutkan tadi.
Akhirnya pada jam 10:55 sampai pada titik yang kami inginkan yaitu air terjun tigkat lima.Air terjun ini sagatlah dingin, sangat terasa dingin sekali karena air terjunnya yang tinggi sekitar 80 m ini sangatlah deras. Serasa ada gerimis bila kita berada disini.

“Maka nikmat mana lagi yang kau dustakan”, inilah satu hal yang aku dapatkan dari perjalanan dan tempat ini.Sungguh indah ciptaan-Mu ya Allah.
            Akhirnya hari sudah semakin sore kita putuskan untuk pulang. Melewati perjalanan yang tadi kami sampai jam 18:00 ALHAMDULILLAH kami sampai dengan selamat.